Share It

Selasa, 12 Juni 2012

cara memindahkan win7 ke hardisk baru

Cara-cara di bawah ini berguna ketika ada kasus ketika kalian baru beli laptop baru dan ingin pindahkan Windows 7 anda dari laptop anda yg lama? Tapi kalian tidak punya waktu untuk menginstal ulang Windows 7 beserta software2-nya di laptop baru tsb? pada postingan ini saya akan jelaskan cara memindahkan Windows 7 ke laptop baru yang sudah pernah saya terapkan. saya jamin instalasi Windows 7 kalian bisa ditransfer beserta aplikasi2nya, setting2 programnya sama user profil tanpa makan waktu lama. Cara ini juga buat kalian yang sering berpikir untuk upgrade hardware PC-nya. Selain beresiko, upgrade hardware tanpa didukung keahlian juga akan berbuntut masalah besar, dan yg paling sering adalah Windows 7 yang kalian miliki tidak mau booting/nyala. Disini saya menggunakan teknik System Preparation Tool (Sysprep) yg mungkin sudah tidak asing bagi kalian semua dalam hal system-deployment. .: Cara Ke-1: (Mengganti komponen hardware laptop/PC tanpa mengganti hardisk lama) Gunakan cara ini jika ingin: Mengganti hardware laptop (mis. memori RAM, Chipset, Bluetooth, Wireless, dsb) tanpa harus mengganti hardisk Windows 7 yang kalian miliki. Transfer Windows 7 di hardisk kalian ke laptop/PC lain. Sebelum menginstal hardware baru, jalankan/boot Windows 7 dalam kondisi normal. Jalankan Command Prompt sebagai Administrator. Jalankan Command Prompt Windows 7, lalu ketikkan: %windir%\system32\sysprep\sysprep.exe Tekan ENTER. Dari kotak System Preparation Tool yang terbuka, pilih Enter System Out-of-Box-Experience (OOBE) dari kotak System Cleanup Action beri centang kotak Generalize dan pilih Shutdown dari kotak Shutdown Options. Lalu klik OK. Setelah itu, tool System Preparation akan memproses Windows 7 kalian dan mematikannya. Jangan menjalankan program/aplikasi apapun pada tahap ini. Cabut power ke laptop/PC kalian lalu pasang dan instal hardware barunya (memori RAM, kartu grafis, wireless, atau lainnya) sekarang ATAU pasang hardisk lama kalian ke laptop/PC barunya. Jalankan/boot laptop/PC baru tsb dari hardisk yang sudah diproses oleh SysPrep td. Windows akan booting sama seperti waktu pertama instal Windows 7, Windows 7 akan menginstal driver dan mengupdate registry di laptop/PC baru tsb. Mungkin akan restart satu atau dua kali tergantung dari spesifikasi laptop/PC baru yang kalian miliki. Setelah Windows selesai boot, kalian harsu memasukkan semua informasi instalasi Windows 7 yg diperlukan sama seperti waktu install pertama Windows 7. Karena profil user kalian dari laptop/PC lama masih ada, maka Windows 7 akan menolak username lama tsb, jadi kalian harus membuat sebuah user sementara (temporer). Disini saya coba menggunakan username Tes. Pada saat layar logon Windows 7 muncul, pilih akun user lama kalian untuk login. Windows 7 kalian akan boot dalam mode desktop default OOBE, dengan resolusi 800x600 piksel dan theme default. Semua aplikasi yang sudah terinstal ada didalam Windows 7 tersebut sama seperti dalam profil user di laptop /PC lama kalian. Windows sudah menginstalkan driver2 default untuk instalasi, jadi kalian bisa mengupdate-nya jika perlu. Masuk ke Control Panel yg baru lalu pilih User Accounts. Hapus akun user sementara (temporer) (username Tes) yg sebelumnya di buat. .: Cara Ke-2: (Mengganti hardisk lama kalian atau mentransfer Windows 7 ke laptop/PC lain dengan menggunakan software pembuat image (misalnya Acronis TrueImage, Paragon, dll)) Gunakan cara ini jika ingin: Mengganti hardisk lama yang isinya Windows 7 di laptop/PC lama kalian. Transfer Windows 7 ke hardisk baru dalam laptop/PC lain. Ikuti langkah pada nomor 1 sampai 5 diatas (CARA I). Jalankan/boot laptop/PC dengan software backup pasrtisi/hardisk (misalnya Acronis, Paragon, dll) Buat image sistem laptop/PC. Matikan laptop/PC kalian, ganti hardisk lalu jalankan dengan aplikasi backup partisi, restore/kembalikan image system hardisk ATAU jalankan/boot laptop/PC kalian yg baru tsb dengan software backup partisi lalu restore image system kalian. Lanjutkan langkah pada nomor 7 diatas sampai selesai (CARA I) .: Cara Ke-3: (Mengganti hardisk lama kalian atau mentransfer Windows 7 ke laptop/PC lain dengan menggunakan fitur Backup and Restore di Windows 7) Gunakan cara ini jika ingin: Mengganti hardisk lama yang isinya Windows 7 dari laptop/PC lama kalian. Transfer Windows 7 ke hardisk baru di laptop/PC lain. Ikuti langkah pada nomor 1 sampai 5 diatas (CARA I). Ganti komponen hardware yang mau ganti, tidak perlu ganti hardisk lama ATAU jika kalian mau transfer ke laptop/PC lain, pasang hardisk lama kalian ke laptop/PC baru tsb sebagai disk utama. Jalankan/boot laptop/PC kalian dgn normal, lalu lanjutkan langkah yg saya tulis pada nomor 7 sampai selesai pada cara I diatas. Setelah Windows boot, buka fitur Windows 7 Backup and Restore dari menu Start -> All Programs -> Maintenance -> Backup and Restore lalu buat image lengkap system laptop/PC kalian. Matikan laptop/PC kalian, lepas hardisk lama tadi lalu pasang di laptop/PC lainnya. Boot/jalankan DVD instalasi Windows 7, pilih Repair -> Restore an image, lalu pilih image yang sudah di buat pada langkah no. 4 diatas. Kalau image kalian sudah direstore/balikin, boot laptop/PC kalian secara normal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar